Penguatan Kawasan Tumbuh sekitar Jembatan Selat Sunda (JSS)
Oleh
Mukoddas Syuhada, ST. MT. IAI
Kepala Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Banten
Direktorat Penataan Bangunan dan Lingkungan Dirjen Cipta Karya Kementerian Pekerjaan Umum
ABSTRAK
Sebuah mimpi yang digagas sekitar tahun 1960an kini menjadi kenyataan yaitu rencana Pembangunan Jembatan Selat Sunda (JSS) yang akan berdampak sangat luas terhadap kawasan-kawasan disekitarnya, sehingga dibutuhkan penguatan kawasan tumbuh dalam bentuk Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan (RTBL). Penyusunan dokumen RTBL merupakan suatu langkah yang harus diutamakan mengingat JSS ini akan dibangun tahun 2013, juga karena kondisi eksisting kawasan sekitar JSS yang sudah berubah fungsi menjadi bangunan komersial. Selain itu, kawasan pesisir Selat Sunda merupakan kawasan yang sangat strategis baik itu sebagai pintu gerbang menuju daratan maupun Selat Sunda yang masuk ke dalam Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I sehingga dibutuhkan pengaturan dan pengendalian yang mempunyai kekuatan hukum. Memang bukan pekerjaan yang mudah, tapi juga tidak terlalu sulit karena Indonesia ini sudah sangat lengkap mengenai payung hukum mengenai penataan kawasan dan pertanahan. Tidak mudah karena melibatkan semua elemen masyarakat dan investor yang memanfaatkan lahan di pesisir (sudah dikavling-kavling) menjadi tempat usaha yang sudah terjadi selama puluhan tahun. Tidak terlalu sulit karena payung hukum untuk penataannya sudah sangat lengkap. Hasil konferensi di Salford University, Australia menyatakan bahwa tahun 2025 kota-kota terbaik di dunia akan bergeser ke Asia, sehingga Asia menjadi begitu epik dan semakin maju menyusul Amerika dan Eropa, namun dengan karakter sosial, teknologi, spiritual dan emosional yang makin unik. Begitupun dengan Provinsi Banten dengan konsep The Flying City dan Jembatan Selat Sunda, sehingga di tahun 2025 nanti Banten akan menjadi Provinsi yang Berkelas Dunia.
Kata Kunci : Pembangunan Jembatan Selat Sunda, Rencana Tata Bangunan dan Lingkungan, The Flying City.



